Upakara Tiga Bulanan (105 Hari)
Upacara sakral ketika bayi genap berusia 105 hari. Momen pertama kali telapak kaki bayi menyentuh tanah ibu pertiwi, pemberian nama resmi adat, dan pemasangan perhiasan perlindungan.

Pengertian & Makna Upacara
Nelu bulanin adalah tonggak transisi penting. Bayi yang sebelumnya dianggap suci seperti dewa kini resmi berstatus sebagai manusia seutuhnya (nginjek pertiwi) dan didoakan agar tumbuh kuat, berbudi pekerti luhur, dan terhindar dari marabahaya.
Kapan Upacara Ini Dilaksanakan?
Dilaksanakan saat bayi berusia 105 hari (3 wuku atau 3 x 35 hari pawukon).
Pilihan Tingkatan / Ayaban
Tingkatan sederhana khidmat
Tingkatan menengah lengkap
Tingkatan agung diiringi tabuh gender
Termasuk 50 pax konsumsi nasi kotak/snack di Pasraman
Sarana Banten & Pemuput
- ✓Tingkatan ayaban banten pilihan (Tumpeng Solas / Pulogembal / Bebangkit)
- ✓Sarana lesung, ayam kurungan, cermin, dan perlengkapan nginjek tanah
- ✓Pengenter dan pemuput sulinggih
Sarana Persembahyangan
- •Pejati dan tirta merajan keluarga
- •Sarana pamuspan keluarga
- •Perhiasan gelang/kalung emas atau perak untuk bayi
Pertanyaan Seputar Pelayanan
Bisakah mengundang keluarga besar untuk syukuran tiga bulanan?
Sangat bisa. Pasraman Gana Mandala menyediakan venue lapang dengan opsi konsumsi nasi kotak atau prasmanan untuk kenyamanan keluarga besar.
Upakara Tiga Bulanan (105 Hari)
Informasi jadwal, perhitungan hari baik, dan rincian banten dapat dibicarakan langsung dengan pengurus.