Magedong-gedongan
Upacara selamatan kandungan saat usia kehamilan mencapai 5–7 bulan menurut kalender pawukon Bali, memohon keselamatan, ketenangan batin, serta kelancaran persalinan.

Pengertian & Makna Upacara
Magedong-gedongan merupakan wujud welas asih dan doa keluarga untuk menyucikan benih kehidupan dalam kandungan, membersihkan pengaruh kotor (leteh), serta membentengi ibu dan calon anak dari gangguan niskala.
Kapan Upacara Ini Dilaksanakan?
Dilaksanakan saat kandungan berusia ganjil (5, 7, atau 9 bulan kalender Bali). Konsultasikan waktu terbaik bersama Ida Pandita / Sulinggih berdasarkan wewaran.
Pilihan Tingkatan / Ayaban
Upakara inti sakral dipuput sulinggih
Sarana Banten & Pemuput
- ✓Banten Magedong-gedongan lengkap
- ✓Kelapa gading dan bungkak bulan upakara
- ✓Sesari dan perlengkapan pemuput upacara
Sarana Persembahyangan
- •Pejati persembahyangan (2 tanding)
- •Tirta Merajan keluarga asal
- •Sarana pamuspan (bunga & dupa)
- •Pakaian adat bersih untuk kedua calon orang tua
Pertanyaan Seputar Pelayanan
Apakah suami wajib hadir mendampingi istri?
Ya, upacara ini sangat dianjurkan dihadiri bersama oleh suami dan istri sebagai wujud kebersamaan serta tanggung jawab spiritual kedua orang tua.
Di mana prosesi ini sebaiknya dilaksanakan?
Bisa diselenggarakan dengan khidmat di Griya Gana Mandala Denpasar Barat, atau dipuput langsung di kediaman keluarga.
Magedong-gedongan
Informasi jadwal, perhitungan hari baik, dan rincian banten dapat dibicarakan langsung dengan pengurus.